Manfaat dan Khasiat Bunga Kamboja untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Bunga Kamboja untuk Kesehatan - Bunga kamboja (Plumeria rubra L.cv. Acutifolia.) merupakan tanaman yang berasal dari daerah Amerika tropik dan Afrika. Kamboja termasuk tanaman hias yang ditanam di pekarangan rumah maupun di dalam pot. Kamboja memiliki beberapa jenis, ada yang kerdil ada juga yang besar yang bisa mencapai tinggi beberapa meter. Kamboja yang besar biasa ditanam di tempat pemakaman.

Baca Juga : Manfat dan Khasiat Bunga Sepatu

Selain ukuran pohonnya, jenis pohon kamboja juga bisa dibedakan dari daunnya. Ada pohon kamboja yang daunnya lebar dengan ujung lancip, ada kamboja yang daunnya kecil dan lonjong dengan ujung tumpul. Kembang bunga kamboja memiliki aneka warna, dari mulai putih, kuning, merah dan merah muda atau kombinasi dari warna-warna tersebut.

Manfaat dan Khasiat Bunga Kamboja untuk Kesehatan

Sama seperti tanaman hias lainnya, misalkan bunga melati dan bunga kenanga, bunga pohon kamboja juga menyebarkan wangi yang khas. Selain bermanfaat sebagai tanaman hias, bunga kamboja juga sering digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi beberapa penyakit. Diantaranya bisul, kencing nanah (Gonorrhea), bengkak, kutil, kapalan, menghaluskan kulit dan frambusia.

Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah akar, daun, getah, serta kulit pohonnya. Getah Pohon Kamboja (Plumeria acuminata) mengandung senyawa sejenis karet, triterpenoid amyrin, lupeol, kautscuk dan damar. Kandungan minyak mrnguapnya terdiri dari geraniol, sitronellol, linallol, farnesol dan fenetilalkohol.

Manfaat dan Khasiat Bunga Sepatu untuk Pengobatan

Manfaat dan Khasiat Bunga Sepatu untuk Pengobatan - Bunga sepatu (Hibiscus rosa sinensis) disebut juga sebagai kembang wera dalam bahasa sunda. Sedangkan orang jawa menyebutnya wora-wari. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Malvaceae. Tanaman bunga sepatu ini banyak ditanam orang di halaman sebagai tanaman hias atau sebagai pagar hidup. Bunganya yang indah dan warna yang mencolok dapat menyegarkan mata dan memperindah pekarangan rumah.

Untuk perkembangbiakannya, biasa dilakukan dengan cara stek batang atau cangkok. Jarang sekali yang memanfaatkan bijinya. Kebanyakan orang mengira kalau bunga kembang sepatu hanya memiliki warna merah, padahal warnanya sangat beraneka ragam tergantung jenisnya. Ada yang berwarna orange, kuning, bahkan putih.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Bunga Kenanga

Selain ditanam di halaman sebagai tanaman hias, kembang sepatu juga sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah akar, bunga dan daunnya.Bagian bunganya mengandung hibisetin, sedangkan akar dan daunnya mengandung Calcium-oksalat, peroxidase, lemak dan protein.

Untuk penggunaannya bisa secara langsung membuat ramuan dari bunga segar maupun dijadikan sebagai teh. Teh kembang sepatu saat ini sedang populer karena khasiatya bagi kesehatan. Diantaranya mengatasi demam, membuat suasana hati lebih rileks, menurunkan berat badan hingga mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Bagi dunia kecantikan, ekstrak teh bunga sepatu ini dipercaya mampu menjaga kesehatan kulit.

Selain itu, kembang sepatu juga merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang berkhasiat dalam mengobati berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang bisa diobati dengan kembang sepatu antara lain batuk, sariawan, gondok, bronkhitis, sakit kepala dan gonorhoe.

Manfaat dan Khasiat Bunga Kenanga untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Bunga Kenanga untuk Kesehatan - Kenanga (Canangium odoratum) adalah tanaman dengan bunga yang baunya sangat khas. Bunga kenanga sering dijadikan bunga tabur dan pohonnya sebagai peneduh di halaman rumah atau di tepi jalan.

Manfaat dan Khasiat Bunga Kenanga untuk Kesehatan

Seperti bunga pagoda dan bunga melati, bunga kenanga juga sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Orang-orang tua dulu sering menggunakan bunga kenanga untuk mengobati batuk akibat bronkhitis, obat sesak nafas, serta malaria. Selain itu, bunga kenanga juga bisa dijadikan bahan untuk membuat jamu bagi ibu yang baru saja melahirkan.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Bunga Melati


Manfaat dan Khasiat Bunga Mawar untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Bunga Mawar untuk Kesehatan - Mawar yang memiliki nama latin Rosa canina adalah tanaman hias yang menghasilkan bunga dengan warna-warni yang indah. Entah sejak kapan, bunga mawar sering dijadikan sebagai lambang cinta. Terutama mawar merah. Di Indonesia sendiri bunga mawar digunakan untuk berbagai keperluan dari mulai bunga hias, bunga meja atau bunga tabur.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Bunga Melati

Namun, dibalik keindahan warnanya ternyata bunga mawar memiliki manfaat bagi dunia kesehatan dan kecantikan. Bagi dunia kecantikan, bunga mawar sering dijadikan bahan untuk perawatan wajah, kulit dan rambut. Sedangkan dalam dunia kesehatan, bunga mawar dijadikan sebagai obat untuk beberapa penyakit seperti menurunkan kolsterol, mencegah penyakit jantung, meringankan gejala flu, diare, serta infeksi saluran kemih.

Manfaat dan Khasiat Bunga Melati untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Bunga Melati untuk Kesehatan - Melati (Jasminum sambac, Ait.) merupakan bunga yang terkenal karena baunya yang harum. Di Indonesia, pohon bunga melati sering dijumpai di pekarangan rumah atau sebagai pembatas pagar. Bunga melati memiliki banyak manfaat dan sudah digunakan untuk berbagai keperluan sejak zaman dahulu. Baunya yang wangi menjadikan melati sebagai bunga yang wajib untuk hajatan dan ritual-ritual tertentu. Dari yang berbau adat, agamis, hingga mistis.

Namun hanya sebagian aja yang mengetahui manfaat bunga melati untuk kesehatan dan pengobatan tradisional. Padahal, nenek moyang kita sudah menggunakan khasiat dari bunga melati ini untuk obat tradisional. Diantaranya menghentikan keluarnya ASI berlebihan, obat sakit mata, sakit kepala, demam dan sesak nafas.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Bunga Pagoda

Khasiat bunga melati sebagai obat tak lepas dari kandungan senyawa yang ada di dalamnya. Kandungan kimia yang ada tersebut antara lain indol, benzyl, dan livalylacetaat. Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah daun, akar dan bunganya.

Manfaat dan Khasiat Bunga Pagoda untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Bunga Pagoda untuk Kesehatan - Bunga pagoda (Clerodendrum japonicum Sweet) merupakan tanaman hias yang biasa ditanam di pekarangan rumah. Atau sebagai peneduh di tepi jalan dan pagar rumah. Diberi nama bunga pagoda karena bunganya yang berumpun membentuk seperti pagoda atau piramid [lihat gambar].

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Bunga Matahari

Sama seperti bunga matahari, selain sebagai kembang taman, bunga pagoda juga berkhasiat sebagai tanaman obat tradisional. Bagian tanaman yang bermanfaat dan sering dijadikan obat adalah akar, daun dan bunganya.

Manfaat Akar Bunga Pagoda

Manfaat dan Khasiat Bunga Pagoda untuk Kesehatan

Akar bunga pagoda memiliki sifat dingin dan rasanya pahit. Khasiatnya sebagai antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghilangkan bengkak, dan menghancurkan darah beku.

Akar bunga pagoda ini biasa digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti sakit pinggang (lumbago), nyeri pada rematik, tuberkulosis paru (TB paru) yang disertai batuk darah, wasir berdarah (hemoroid), berak darah (disentri), susah tidur (insomnia), dan bengkak (memar) akibat terbentur benda keras.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Kembang Turi

Daun dan Bunga Pagoda
Bunga pagoda memiliki rasa yang manis dan sifatnya hangat. Berkhasiat sedatif dan hemostatis (menghentikan pendarahan). Bunga pagoda biasa digunakan untuk mengobati penderita anemia, keputihan, wasir berdarah, dan susah tidur (insomnia). Sedangkan daunnya berkhasiat sebagai antiradang dan mengeluarkan nanah.

Berikut ini beberapa contoh manfaat bunga pagoda untuk kesehatan dan pengobatan tradisional:

1. Mengobati bisul dan koreng
Ambil daun dan bunga pagoda yang masih segar, cuci bersih dan digiling atau ditumbuk hingga halus. Tambahkan sedikit madu, kemudian diaduk hingga rata. Tempelkan ramuan tersebut diatas bisul atau koreng. Jika sudah kering bisa diganti dua atau tiga kali sehari.

2. Mengobati susah tidur (insomnia)
Ambil bunga pagoda kering secukupnya, kemudian digiling hingga menjadi serbuk. Ambil satu sendok teh serbuk tadi, lalu masukkan ke dalam satu seloki arak manis. Aduk rata, lalu minum sekaligus pada malam hari menjelang tidur.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Buah Pepaya

3. Mengobati Wasir Berdarah
Cuci bersih 30 gram bunga pagoda dengan usus sapi. Bisa dijadikan sayur atau ditumis. Setelah matang, kuahnya diminum dan usus sapinya bisa dimakan sebagai lauk.

Selain bermanfaat sebagai tanaman hias, bunga pagoda juga memiliki khasiat sebagai tanaman obat. Jadi, kalau di pekarangan rumah anda terdapat kembang pagoda, jangan ditebang. Dan semoga ulasan mengenai Manfaat dan Khasiat Bunga Pagoda untuk Kesehatan bisa menambah pengetahuan anda tentang bunga pagoda ini, sekian dan terima kasih.

Manfaat dan Khasiat Buah Pepaya untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Buah Pepaya untuk Kesehatan - Pepaya mempunyai nama latin Carica papaya dan termasuk dalam famili Caricaceae. Pohon pepaya ini berasal dari daerah Meksiko dan biasa di tanam di pekarangan rumah atau kebun. Buah pepaya yang sudah matang berwarna orange atau merah muda. Rasanya manis dan mengandung banyak air.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Pepaya

Meski buah pepaya termasuk buah yang murah dan mudah didapat, namun jangan pernah memandang remeh soal khasiatnya. Sejak dulu, buah pepaya dipercaya memberikan banyak manfaat bagi manusia. Baik untuk kesehatan maupun kecantikan.

Manfaat dan Khasiat Daun Binahong untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Daun Binahong untuk Kesehatan - Daun Binahong memiliki nama latin Bassela rubra linn dan termasuk dalam keluarga Basellaceae. Dalam bahasa Inggris tanaman ini disebut Heartleaf maderavine madevine, sedangkan orang Cina menamainya dengan sebutan Deng san chi. Binahong merupakan tanaman merambat seperti gendola yang biasa terdapat di pagar atau gapura.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Sirih Hijau

Daun binahong biasa dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit. Namun begitu, bagian batang dan umbi juga memiliki khasiat sebagai obat herbal. Kandungan yang terdapat di daun Binahong cukup banyak di antaranya antioksidan, asam arkobat, total fenol, dan protein yang cukup tinggi sehingga bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Manfaat dan Khasiat Daun Sirih Hijau untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Daun Sirih Hijau untuk Kesehatan - Di negara kita ini ternyata banyak sekali tanaman obat yang bisa dimanfaatkan daunnya untuk pengobatan. Diantaranya yang sudah dibahas di blog ini adalah daun kelor, daun pepaya, daun kemangi dan daun salam. Dan tidak ketinggalan daun sirsak yang sekarang begitu populer. Nah untuk kali ini kita akan mengulas mengenai khasiat daun sirih hijau yang tak bisa kita abaikan begitu saja.

Untuk kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai manfaat daun sirih hijau untuk kesehatan. Daun sirih yag sering ditemukan di Indonesia ada dua jenis, yaitu sirih merah dan sirih hijau. Semuanya bisa dimanfaatkan sebagai obat, namun tentu khasiatnya berbeda satu sama lain.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Sirsak

Sirih hijau memiliki nama latin Piper betle, Linn. yang termasuk dalam keluarga Piperaceae. Sirih adalah jenis tumbuhan merambat yang hidupnya menempel pada batang pohon tanaman lain, meski ada juga yang merambat di tanah.

Manfaat dan Khasiat Daun Sukun untuk Pengobatan

Manfaat dan Khasiat Daun Sukun untuk Pengobatan - Sukun memiliki nama latin Artocarpus altilis dan termasuk dalam keluarga Moraceae. Buah sukun mempunyai kemiripan dengan buah durian dan buah nangka. Terutama pada bagian kulitnya yang terlihat berduri. Namun duri kulit buah sukun lebih tumpul dibanding durian maupun nangka. Daging buah sukun sangat empuk sehingga orang inggris menyebutnya sebagai buah roti. Di Indonesia sendiri buah sukun sering dijadikan camilan seperti keripik atau direbus. Sementara buahnya yang masih muda biasa dijadikan sayur.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Kelor

Selama ini tidak banyak orang tahu bahwa ternyata daun sukun memiliki khasiat yang besar bagi kesehatan. Menurut berbagai penelitian baru-baru ini, daun sukun memiliki khasiat untuk mengobati berbagai penyakit kronis seperti kolesterol tinggi, diabetes, asam urat, penyakit jantung hingga gagal ginjal.

Manfaat dan Khasiat Daun Seledri untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Daun Seledri untuk Kesehatan - Daun seledri sudah menjadi sahabat bagi ibu rumah tangga yakni sebagai salah satu sayuran penambah aroma masakan atau lebih khusus sering digunakan sebagai penyedap sayur sop. Kandungan vitamin pada daun ini mampu bertahan hingga 80 % setelah dimasak. Namun dibalik itu ternyata daun yang sering disebut sebagai daun sop atau dalam bahasa latinya Apium graveolens ini memiliki banyak manfaat yang mungkin belum banyak diketahui oleh sebagian masyarakat.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Buah Sirsak

Daun seledri mengandung banyak vitamin yakni vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin C, vitamin E dan vitamin K yang dapat digunakan untuk mencegah atau untuk mengobati beberapa penyakit. Kandungan gizi yang terdapat pada daun ini dapat digunakan untuk pencegahan penyakit dengan cara mengkonsumsinya dalam bentuk sayur.

Manfaat dan Khasiat Buah Sirsak untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Buah Sirsak untuk Kesehatan - Buah Sirsak yang memiliki nama latin Anona muricata Linn merupakan kerabat dekat Srikaya (Anona squamosa Linn). Tanaman yang sekarang sangat populer berkat khasiat daun dan buahnya ini berasal dari Amerika (sekitar Peru, Meksiko dan Argentina). Di Indonesia nama Sirsak berasal dari bahasa Belanda, yaitu ZuurZak yang artinya kantong yang rasanya asam.

Buah sirsak menjadi populer karena kandungan nutrisi dan manfaatnya bagi kesehatan. Buah sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, dan 4 persen inti buah.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Bunga Matahari

Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat. Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengar kadar 81,9-93,6 persen dari kandungan gula total.

Khasiat Buah Sirsak 

Vitamin yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg) telah dapat dipenuhi hanya dengan mengonsumsi 300 gram daging buah sirsak.

Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg per 100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis. Keunggulan sirsak terletak pada kadar sodium (natrium) yang rendah (14 mg per 100 g), tetapi tinggi potasium (kalium), yaitu 278 mg per 100 g. Perbandingan kalium dan natrium yang tinggi sangat menguntungkan dalam rangka pencegahan penyakit hipertensi.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Kembang Turi

Selain komponen gizi, buah sirsak juga sangat kaya akan komponen nongizi. Salah satu di antaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g per 100 g daging buah.

Manfaat Buah Sirsak bagi Kesehatan

1. Mencegah Kanker
Annonaceous acetogenins adalah fitokimia yang terdapat dalam daun, biji dan batang sirsak. Zat ini berperan dalam menangkal serangan kanker dan virus. Penelitian mengungkap bahwa kandungan Annonaceous acetogenins pada sirsak dapat membunuh sel-sel ganas pada 12 jenis kanker, seperti kanker payudara, usus besar, prostat, paru-paru, dan masih banyak lagi.

2. Melancarkan buang air kecil
Jus buah sirsak ternyata dapat dijadikan sebagai obat jika Anda mengalami rasa sakit ketika buang air kecil. Selain itu juga dapat megatasi haematuria yaitu bercampurnya sel darah putih dalam urin, serta penyakit hati ringan.

3. Menjaga Kesehatan Tulang
Selain mengandung fosfor dan kalsium, buah sirsak juga diperkaya mineral lain yakni tembaga, yang membantu penyerapan kalsium ke dalam tulang sehingga tulang Anda tetap tercukupi kebutuhan nutrisinya.

4. Meningkatkan Energi
Jika Anda merasa tak bergairah, cobalah mengonsumsi buah sirsak. Selain aroma segar yang bisa membuat mood Anda kembali bergairah, buah sirsak juga mengadung thiamin yang berguna untuk meningkatkan energi Anda.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Buah Melon

5. Meredakan Migrain
Buah sirsak mengandung riboflavin atau vitamin B2 yang dikenal efektif meredakan sakit kepala seperti migrain.

7. Mencegah Anemia
Kandungan zat besi dalam buah sirsak juga dipercaya efektif meredakan gejala anemia yang bisa menyerang kapan saja.

8. Manfaat Biji Buah Sirsak
Tahukah Anda, Ladies, bahwa tidak hanya daging, biji buah sirsak pun berguna untuk menjaga kesehatan Anda? Biji sirsak ternyata mengandung zat emesis yang dapat digunakan untuk mengurangi mual dan muntah.

Nah, itu dia beberapa manfaat dan khasiat buah sirsak untuk kesehatan. Semoga bermanfaat dan jagalah selalu kesehatan Anda serta orang-orang tercinta. Karena menjaga kesehatan selalu lebih murah dan lebih mudah daripada mengobati.

Manfaat dan Khasiat Bunga Matahari untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Bunga Matahari untuk Kesehatan - Apakah diantara para pembaca ada yang menanam pohon bunga matahari di halaman rumah? Jika iya, apakah Anda tahu bahwa bunga matahari tidak hanya berguna sebagai tanaman hias, tapi juga sebagai tanaman obat? Hmmh, saya yakin banyak yang belum tahu mengenai manfaat bunga matahari untuk pengobatan tradisional.

Bunga matahari memiliki nama latin Helianthus annuus Linn. dan masuk dalam famili Compositae. Sama seperti lidah buaya, bunga matahari merupakan tanaman hias yang sering dijadikan sebagai obat tradisional. Beberapa penyakit yang bisa diobti dengan bunga matahari antara lain Hipertensi, Sakit kepala, Sakit gigi, nyeri menstruasi, reumatik, Nyeri lambung, radang payudara, Sulit melahirkan, Disentri, Campak, Infeksi saluran kencing, Bronkhitis, Batuk, Keputihan dan Malaria.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Kembang Turi

Kandungan kimia yang terdapat pada bunganya antara lain: Quercimeritrin, helianthoside (A,B,C), oleanolic acid, echinocystic acid. Sedangkan dalam bijinya terkandung Beta-sitosterol, prostaglandin E, chlorogenic acid, quinic acid, phytin, 3,4-benzopyrene.

Manfaat dan Khasiat Bunga Matahari untuk Kesehatan

Bagian tanaman yang sering digunakan untuk pengobatan adalah akar, daun, bunga dan biji. Akar bunga matahari berkhasiat untuk mengobati infeksi saluran kencing, radang saluran nafas (bronchitis), batuk rejan (pertussis), keputihan (leucorrhoe). Bagian bunganya sendiri bermanfaat untuk pengobatan tekanan darah tinggi, mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala, pusing, sakit gigi, nyeri menstruasi (dysmenorrhoe), nyeri lambung (gastric pain), radang payudara (mastitis), rheumatik (arthritis), sulit melahirkan.

Bijinya bisa digunakan untuk menambah nafsu makan, lesu, disenteri berdarah, campak, dan sakit kepala. Sementara daunnya dipakai untuk mengobati penyakit malaria.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Buah Melon

Berikut ini contoh pemanfaatan bunga matahari sebagai obat tradisional:

1. Mengobati Sakit Kepala
Ambil 30 gram bunga matahari, kemudian direbus dengan satu butir telur ayam (jangan dipecahkan). Rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1/2 gelas. Kemudian air rebusan tersebut diminum sesudah makan sebanyak dua kali sehari.

2. Mengobati Rematik
Untuk mengobati rematik, rebuslah 1 tangkai kepala bunga matahari sampai menjadi kanji. Kemudian tempelkan kanji tersebut ke bagian yang sakit seperti menggunakan salep.

3. Mengobati Disentri
Seduh 30 gram biji bunga matahari, kemudian ditim selama kurang lebih 1 jam. Setelah dingin, tambahkan gula batu secukupnya, kemudian diminum.

4. Melancarkan buang air besar dan kecil
Jika Anda mengalami susah buang air besar ataupun susah buang air kecil, rebuslah 15-30 gram akar bunga matahari segar, kemudian minum airnya. Insya Alloh semuanya akan lancar kembali.

5. Infeksi saluran kencing
Rebus 30 gram akar bunga matahari segar. Sewaktu akan mendidih, segera diangkat dan minum selagi masih hangat.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Buah Apel

Demikianlah informasi mengenai Manfaat dan Khasiat Bunga Matahari untuk Kesehatan jika anda suka anda bisa membuat ramuan seperti diatas namun buat ibu hamil kami anjurkan untuk tidak mengkonsumsinya.

Manfaat dan Khasiat Kembang Turi untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Kembang Turi untuk Kesehatan - Kembang Turi memiliki nama latin Sesbania grandiflora dan termasuk dalam famili Papilionaceae. Kembang turi biasa dijadikan tanaman hias untuk ditanam di pekarangan rumah. Karena itulah kembang turi dianggap sebagai tanaman bunga. Namun ternyata, selain berguna sebagai tanaman hias, kembang turi juga berkhasiat sebagai tanaman obat tradisional.

Hal ini tak lepas dari peran senyawa-senyawa yang terkandung di dalamnya. Daun bunga turi mengandung saponin, tanin, glikoside, peroksidase, vitamin A dan vitamin B. Daunnya berkhasiat untuk mencairkan gumpalan darah, menghilangkan sakit, pencahar ringan, peluruh kencing (diuretik).

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Bunga Matahari

Kulit batang mengandung senyawa tanin, egatin, zantoagetin, basorin, resin, calsium oksalat, sulfur, peroksidase dan zat warna. Khasiatnya sebagai penghilang rasa sakit (analgetik), penurun panas (anti piretik), pencahar, pengelat (astringen), perangsang muntah, tonik.

Sementara bunganya mengandung kalsium, zat besi, zat gula, vitamin A dan B. Bermanfaat untuk melembutkan kulit, pencahar dan penyejuk.

Berikut ini manfaat bunga turi untuk kesehatan dan pengobatan tradisional, disertai dengan cara membuat ramuannya.

Manfaat dan Khasiat Kembang Turi untuk Kesehatan

1. Mengobati Sariawan
Untuk mengobati saiawan, ambillah kulit batang segar pohon bunga turi lalu diremas-remas dalam air. Kemudian airnya dipakai untuk berkumur. Bisa juga dengan merebus kulit batang pohon turi, lalu air rebusannya diminum.

2. Sakit Tenggorokan
Selain mengobati sariawan, bunga turi juga bisa dipakai untuk mengatasi sakit tenggorokan. Caranya, ambil segenggam daun turi lalu diremas-remas dalam air matang. Gunakan air tersebut untuk berkumur hingga ke tenggorokan.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Buah Melon

3. Radang tenggorokan
Segenggam daun turi merah direbus dengan air bersih secukupnya. Setelah dingin, airnya disaring dan dipakai untuk kumur-kumur. Lakukan sebanyak 4 kali sehari.

4. Disentri dan berak darah
Kulit batang dari pohon turi yang bunganya merah sebesar ibu jari direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, airnya disaring lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari.

5. Kuku Bengkak
Untuk mengobati kuku jari bengkak akibat tersandung atau terpukul. Daun secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Taruh diatas kuku yang sakit dan kulit sekitarnya, lalu dibalut. Ganti 2-3 kali sehari. Bekuan darah di bawah kuku akan hilang dan sakitnya akan berkurang.

6. Mengobati Keputihan
Keputihan merupakan penyakit wanita yang disebabkan oleh jamur Candida. Untuk mengatasinya, ambil segenggam daun turi putih dan kunyit sebesar ibu jari, dicuci bersih lalu digiling hingga halus. Tambahkan 3/4 cangkir air minum, diaduk merata lalu diperas dan disaring. Minum air ramuan tersebut sebanyak 2 kali sehari.

7. Mengobati Batuk
Ambil segenggam daun turi merah dan segenggam daun inggu. Cuci bersih dan ditumbuk hingga halus. Tambahkan perasan air jeruk nipis dan aduk hingga rata. Airnya diperas lalu diminum.

8. Batuk Berdahak
Selain daunnya, akar turi juga berkhasiat mengobati batuk berdahak. Caranya ambil satu ruas jari akar turi kemudian ditumbuk hingga halus. Tambahkan dengan 1/2 cangkir air matang dan 1 sendok makan madu. Aduk rata, kemudian diperas dan minum airnya.

9. Demam Nifas
Daun turi ditumbuk halus, kemudian tambahkan 3/4 cangkir air matang dan sedikit garam. Airnya disaring lalu diminum.

10. Hidung berair dan Sakit Kepala
Ambil satu genggam daun dan bunga turi kemudian ditumbuk hingga halus. Tambahkan setengah cangkir air matang, saring dan minum airnya.

11. Cacar air dan demam
Jika anak Anda mengalami demam karena cacar air, ambil kulit batang kembang turi sebesar ibu jari, kemudian direbus dengan air secukupnya. Setelah dingin airnya disaring, dan diminum.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Buah Apel

12. Badan Pegal Linu
Ambil akar dari pohon turi berbunga yang merah secukupnya, digiling halus, tambahkan sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur. Gosokkan ramuan tersebut ke bagian badan yang sakit.

13. Menambah ASI
Bagi ibu menyusui yang susah keluar ASI atau keluarnya sedikit bisa diatasi dengan mengkonsumsi kembang turi. Caranya bisa menggunakan bunga turi putih atau daun turi muda yang dijadikan lalap lalu dimakan seperti makan lalapan biasa.

Selain berguna sebagai tanaman hias dan tanaman peneduh, ternyata pohon turi memiliki manfaat lain yaitu untuk pengobatan tradisional. Jadi, tidak salah jika Anda menanam kembang turi di halaman rumah. Anda bisa mendapatkan berbagai imformasi mengenai manfaat buah dan sayur di website ini, silahkan anda cari di form pencarian diatas.

Manfaat dan Khasiat Buah Melon untuk Kesehatan

Manfaat Buah Melon untuk Kesehatan - Buah melon (curcumis melo) masih bersaudaran dengan labu, blewah dan buah semangka. Melon termasuk dalam keluarga Cucurbitaceae. Daging buah melon memiliki tekstur yang lebut dengan rasa yang manis dan menyegarkan karena mengandung banyak air.

Buah melon biasanya digunakan sebagai buah meja. Aatau bisa juga dijadikan jus, dan campuran minuman segar dingin. Namun manfaat buah melon bukan hanya sebagai makanan, akan tetapi juga berkhasiat untuk kesehatan. Hal ini karena kandungan nutrisi yang terdapat pada buah ini cukup banyak.

Berikut ini kandungan nutrisi dan beberapa manfaat buah melon untuk kesehatan:

Manfaat Buah Melon untuk Kesehatan

Sumber Vitamin C
Vitamin C merupakan vitamin yang sangat penting bagi tubuh. Vitamin bersifat sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kebutuhan vitamin C harian orang dewasa sekitar 90 mg. Satu cangkir buah melon sanggup memenuhi 1/3 kebutuhan vitamin C harian atau sekitar 30 mg.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Buah Apel

Sumber Vitamin A
Vitamin A memiliki fungsi yang sangat penting dalam tubuh. Diantaranya adalah mejaga kesehatan mata, gigi, kulit, tulang, dan selaput lendir. Dalam satu buah melon, mampu menyediakan 25% lebih banyak vitamin A dari kebutuhan harian.

Kaya Kalium
Kalium atau Potassium berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung dan menjaga tekanan darah agar tetap stabil. Setiap harinya, orang dewasa membutuhkan 4700 mg kalium. Satu cangkir buah melon mampu menyediakan sekitar 43 mg kalium untuk diserap tubuh.

Kandungan Likopen
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa likopen mampu menurunkan risiko serangan beberapa jenis kanker juga mencegah terjadinya serangan jantung. Satu cangkir buah melon mengandung 9 mg sampai 13 mg likopen.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Encok

Mencegah Diabetes dan Stroke
Selain beberapa manfaat di atas, buah melon juga termasuk buah yang rendah kalori dan dan rendah lemak. Mengkonsumsi buah-buahan segar seperti melon bisa membantu mengurangi resiko terkena penyakit serius seperti diabetes dan stroke.

Menyehatkan Mata
Manfaat Buah melon juga dapat menyehatkan mata, buah ini diperkaya dengan kandungan zat betakaroten yang berguna untuk meningkatkan ketajaman pengelihatan dan menjaga kesehatan mata. Beta-karoten akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A dan digunakan memperbaiki meningkatkan fungsi mata.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Buah Pisang

Mencegah Kanker
Karotenoid adalah pigmen sebagai pemberi warna pada buah dan sayuran. Kandungan karotenoid yang tinggi pada buah melon ini dapat mencegah serangan kanker, seperti kanker paru-paru dan  kanker payudara.

Ternyata selain enak dimakan dan menyegarkan, buah melon juga mengandung banyak manfaat bagi kesehatan. Jadi jangan ragu untuk mengkonsumsi buah melon setiap hari mengingat manfaat dan khasiatnya yang sangat luar biasa.

Manfaat dan Khasiat Buah Apel buat Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Buah Apel buat Kesehatan - Buah apel memiliki nama latin Pyrus malus dan termasuk dalam keluarga Rosaceae. Selain rasanya yang enak, manis dan menyegarkan, ternyata buah apel juga kaya akan kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Manfaat buah apel untuk pengobatan diantaranya, mengobati susah buang air besar, mengobati diare hingga mengatasi diabetes. Sementara itu, khasiat buah apel untuk kesehatan antara lain melancarkan sistem pencernaan, menangkal radikal bebas, mencegah kanker, menyehatkan gigi, hingga mencegah penyakit alzheimer.

Manfaat dan Khasiat Buah Apel buat Kesehatan

Selain senyawa pektin, dalam satu buah apel ukuran 100 gram juga terkandung banyak zat gizi. Diantaranya Kalori (58 kalori), Hidrat arang (14,9 gram), Lemak (0,4 gram), Protein (0,3 gram), Kalsium (6 mg), Fosfor (10 mg), Zat Besi (0,3 mg), Vitamin A (90 SI), Vitamin B1 (0,04 mg), Vitamin C (5 mg) dan Air (84 %).

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Encok

Dengan kandungan nutrisi di atas, buah apel memiliki banyak khasiat bgi kesehatan. Diantaranya seperti berikut ini:

1. Sistem pencernaan
Mengkonsumsi dua buah apel setiap hari dapat membantu mencegah penyakit pada sistem pencernaan, seperti konstipasi dan diare. Hal ini karena serat dalam apel membantu menyerap air dalam usus dan melancarkan sistem pencernaan.

2. Diabetes
Buah apel bisa dijadikan sebagai obat tradisional untuk mengatasi diabetes. Caranya, ambil satu buah apel yamg sudah masak ukuran sedang. Kemudian belah menjadi empat bagian dan direbus dengan air 3-4 gelas sampai mendidih hingga airnya tinggal 2 gelas. Saring airnya, kemudian diminum dua kali sehari tiap pagi dan sore.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Antanan

3. Kaya antioksidan
Apel merah mengandung antioksidan yang disebut quercetin. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa quercetin mampu meningkatkan kekebalan tubuh, terutama ketika Anda sedang depresi.

4. Mencegah Risiko Alzheimer
Sebuah penelitian pada tikus menunjukkan bahwa mengonsumsi jus apel mampu mencegah penuaan otak. Tikus dalam penelitian yang mengonsumsi apel menunjukkan hasil tes yang lebih baik dalam hal kemampuan kognitif.

5. Kesehatan gigi
Menggigit dan mengunyah apel mampu merangsang produksi air liur dalam mulut. Hal ini akan mengurangi kemungkinan gigi keropos dan menurunkan tingkat bakteri dalam mulut.

6. Mencegah Katarak
Penelitian jangka panjang menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi diet buah kaya antioksidan seperti apel memiliki risiko terkena katarak 10 - 15 persen lebih sedikit.

7. Menurunkan Risiko Kanker
Peneliti di Cornell University telah mengidentifikasi beberapa senyawa bernama triterpenoids yang terdapat pada kulit apel. Senyawa ini diketahui mampu menghambat pertumbuhan sel kanker lever, usus besar, dan kanker payudara.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Singkong

Selain enak, apel ternyata memiliki manfaat yang besar buat kesehatan. Maka sudah selayaknya Anda menyediakan buah yang satu ini untuk konsumsi sehari-hari bersama keluarga tercinta. Demikianlah beberapa Manfaat dan Khasiat Buah Apel buat Kesehatan yang bisa kami bagikan disini semoga berguna bagi anda yang sedang berkunjung ke website Manfaat Buah dan Sayur yang memberikan informasi seputar khasiat dan manfaat berbagai macam buah-buahan dan sayuran.

Manfaat dan Khasiat Daun Encok untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Daun Encok untuk Kesehatan - Daun encok memiliki nama latin Plumbago zeylanica L. Tanaman yang namanya sama dengan salah satu penyakit sendi (encok) ini termasuk dalam keluarga Plumbaginaceae. Dari namanya saja, daun encok kita sudah bisa menebak bahwa tanaman obat yang satu ini berkhasiat untuk mengobati berbagai keluhan nyeri seperti rematik, nyeri pinggang, nyeri sendi dan sakit kepala. Daun encok ini bersifat pahit, tonik, dan beracun. Karena sifat racunnya ini daun encok tidak boleh digunakan terlalu lama. Maksimal 30 menit agar kulit tidak melepuh. Kandungan kimia dari daun encok terdiri dari plumbagin, 3-3-biplumbagin, 3-chloroplum- bagin, chitranone (3-6-biplumbagin), dan droserone (2-hydroxy plum- bagin).

Karena kandungan senyawa diatas, daun encok ini sering dimanfaatkan sebagai herbal untuk pengobatan tradisional. Berikut ini manfaat daun encok untuk mengobati berbagai penyakit:

1. Mengobati Rematik

Manfaat dan Khasiat Daun Encok untuk Kesehatan

Siapkan segenggam daun encok segar, dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan air hangat seperlunya sampai adonan seperti bubur. Gunakan ramuan untuk melumas dan menggosok bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Pegagan

2. Mengobati Sakit Kepala

Siapkan daun encok secukupnya, lalu dipipis. Tambahkan sedikit minyak kelapa sampai menjadi adonan seperti bubur. Letakkan adonan tersebut di pelipis dan bagian kepala yang sakit sebagai tapal. Cukup 30 menit supaya lalu buang, supaya kulit tidak melepuh.

3. Melancarkan Buang Air Kecil

Ambil daun encok secukupnya, tambahkan adas pulosari lalu giling halus. Gosokkan ramuan tersebut di perut bagian bawah, tepat di posisi kandung kencing. Cukup 30 menit agar tidak terjadi lepuh.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Singkong

4. Mengobati Kanker darah

Siapkan akar daun encok, biji Livistona chinensis, Hedyotis diffusa (rumput lidah ular) dan Verbena officinalis (verbenae berbalma bian cao), masing-masing 30 g, dan Spica prunellae (xia ku caol dari tumbuhan Prunella vulgaris L.) 15 g. Akar daun encok direbus terlebih dahulu selama 4 jam dengan air bersih secukupnya. Tambahkan air bila air rebusannya.berkurang. Setelah 4 jam, baru bahan obat lain-lainnya dimasukkan. Didihkan kembali selama 1/2 jam. Setelah dingin airnya disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Minum ramuan tersebut sehari 3 kali, masing-masing 1/3 bagian.

5. Mengobati Kusta, skabies, dan penyakit kulit

Ambil akar daun encok, lalu cuci dan tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit susu dan air sambil diaduk merata sampai menjadi adonan seperti pasta. Oleskan ke bagian tubuh yang sakit.

6. Mengobati Sakit Pinggang

Siapkan daun encok segar sebanyak 15 g lalu dicuci bersih. Tambahkan kapur sirih sebanyak 1 sendok makan. Campuran ini lalu ditumbuk sampai lumat, kemudian dibalurkan ke tempat yang sakit.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Kemangi

Nah, itulah beberapa Manfaat dan Khasiat Daun Encok untuk Kesehatan serta yang mampu mengobati bermacam penyakit. Semoga saja dengan adanya ulasan mengenai manfaat daun encok ini anda akan terbuka wawasan dan pengetahuan anda.

Manfaat dan Khasiat Daun Pegagan (Antanan)

Manfaat dan Khasiat Daun Pegagan (Antanan) - Tanaman pegagan dikenal juga dengan nama antanan atau daun kaki kuda. Pegagan memiliki nama latin Centella asiatica (Linn) dan termasuk dalam keluarga Umbelliferae. Daun pegagan ini memiliki sifat manis dan sejuk. Sementara efek farmakologisnya adalah anti-infeksi, antitoxic, penurun panas, peluruh air seni. Karena efek farmakologis tersebut pegagan secara turun temurun sering dijadikan sebagai obat tradisional. Kandungan kimiawinya terdiri dari asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine dan zat samak.

Baca Juga : manfaat dan khasiat daun singkong

Manfaat Daun Pegagan untuk Pengobatan


Manfaat dan Khasiat Daun Pegagan (Antanan)

Berikut ini beberapa penyakit yang bisa diobati dengan menggunakan daun pegagan sebagai ramuan obat tradisional.

Darah tinggi
Ambil 20 lembar daun pegagan kemudian direbus dalam 3 gelas air hingga menjadi 3/4-nya. Ramuan tersebut diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

Demam
Segenggam daun pegagan segar ditumbuk hingga halus, kemudian ditambah sedikit air dan garam, lalu saring. Airnya diminum pagi-pagi sebelum makan.

Wasir
Ambil 4-5 batang pegagan berikut akar-akarnya, lalu direbus dengan 2 gelas air selama ± 5 menit. Minum air rebusan ini secara rutin selama beberapa hari.

Bisul
Cara pertama, sediakan 30 gram - 60 gram pegagan segar. Cuci bersih lalu direbus, dan air rebusannya diminum. Cara kedua, pegagan segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan dan ditempelkan ke bagian tubuh yang sakit.

Batuk darah, muntah darah, mimisan
Ambil 60 - 90 gram pegagan segar lalu direbus atau diperas, kemudian airnya diminum.

Mata merah, bengkak
Daun pegagan bisa juga dijadikan sebagai obat tetes mata. Caranya pun cukup mudah. Pegagan segar dicuci bersih, dilumatkan, diperas, airnya disaring. Teteskan ke mata yang sakit 3-4 kali sehari.

Batuk kering
Ambil segenggam penuh pegagan segar, kemudian dilumatkan, dan peras airnya. Tambahkan air dan gula batu secukupnya. Kemudian minum ramuan tersebut sekaligus.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Kemangi

Menambah nafsu makan
Untuk meningkatkan nafsu makan, ambil 1 genggam daun pegagan segar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan daun pegagan tersebut sehari 1 gelas.

Manfaat teh daun pegagan
Teh daun pegagan segar berkhasiat untuk membangkitkan nafsu makan, menyegarkan badan, menenangkan, menurunkan panas, batuk kering, mengeluarkan cacing di perut, mimisan.

Manfaat lalap pegagan
Lalaban pegagan segar berkhasiat Membersihkan darah, terutama pada bisul, tukak berdarah. Memperbanyak empedu, sehingga memperbaiki gangguan pencernaan.

Susah kencing
Jika Anda mengalami susah kencing, ambil 30 gram pegagan segar. Lumatkan atau tumbuk halus. Ramuan tersebut ditempelkan di sekitar pusar.

Lepra
Ambil 3/4 genggam pegagan dicuci bersih, lalu direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 3/4 -nya. Saring, setelah dingin, airnya diminum sehari 3 kali 3/4 gelas.

Campak
Untuk mengobati penyakit campak, ambillah 60 -120 gram pegagan, cuci bersih lalu direbus. Kemudian air rebusannya diminum.

Pembengkakan hati (liver)
Ambil 240 gram - 600 gram pegagan segar, kemudian direbus. Setelah dingin, air rebusannya minum secara rutin.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Kelor

Oke, itu dia beberapa Manfaat dan Khasiat Daun Pegagan (Antanan) untuk kesehatan dan pengobatan tradisional. Semoga informasi bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Manfaat dan Khasiat Daun Singkong untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Daun Singkong untuk Kesehatan - Daun singkong merupakan daun dari pohon singkong atau dikenal juga dengan nama ketela, ubi kayu atau telo. Dalam bahasa Sunda disebut sampeu yang umbinya merupakan bahan utama dalam pembuatan tape singkong (peuyeum). Masyarakat Indonesia sudah sejak lama memanfaatkan daun singkong sebagai bahan makanan, baik itu sebagai lalapan atau dibuat sayur daun singkong. Namun tidak banyak yang tahu bahwa daun singkong mengandung banyak nutrisi dan manfaat bagi kesehatan.

Baca Juga : Manfaat Dan Khasiat Daun Kemangi

Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan


Manfaat dan Khasiat Daun Singkong untuk Kesehatan

Menurut Prof. Hembing Wijayakusuma, seorang pakar tanaman obat mengatakan bahwa efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Dan berikut ini beberapa manfaat dari daun singkong.

Baik untuk Ibu Hamil
Banyak yang bertanya apakah daun singkong baik untuk ibu hamil? Jawaban saya ya, daun singkong baik untuk ibu hamil. Karena daun singkong mengandung zat besi cukup tinggi sehingga dapat dapat membantu ibu hamil terhindar dari anemia.

Mengobati Demam & Sakit Kepala
Sediakan 3 lembar daun songkong, kemudian ditumbuk halus. Nah, hasil tumbukkan daun singkong tadi ditempelkan di kepala seperti kompress.

Mengobati Diare
Untuk mengobati diare, ambil 7 lembar daun singkong, kemudian direbus dalam 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Saring airnya dan minum ramuan tersebut 2 kali sehari. Jika anak yang terkena diare masih menyusu, maka yang meminum ramuan tersebut adalah ibunya.

Pandangan Mata Kabur
Anda punya masalah dengan penglihatan yang seperti kabur? Obati dengan ramuan daun singkong. Caranya dengan merebus daun singkong dengan garam dan bawang putih. Setelah itu daun singkong dimakan bersama nasi sebagai lalap.

Menambah Nafsu Makan
Jika Anda mengalami susah makan, siapkan daun singkong secukupnya kemudia direbus bersama garam dan bawang putih. Kemudian daun singkong bersama nasi dan sambal tomat.

Selain daun singkong, bagian lain dari singkong seperti umbi dan batang ternyata juga berkhasiat sebagai obat tradisional. Contohnya resep tradisional berikut ini:

Mengobati Rematik
Kandungan asam amino dalam singkong lah yang bermanfaat untuk kesehatan tulang. Bahannya adalah 100 gram batang singkong, satu batang sereh, 15 gram jahe, lalu rebus dalam 1000 cc air sampai tersisa 400 cc saja. Air yang telah disaring diminum sebanyak 200 cc, 2 kali sehari pagi dan sore.

Mengobati Cacingan
Aambil kulit batang singkong secukupnya, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas, disaring untuk diambil airnya, lalu diminum menjelang tidur malam. Dengan meminum obat dari singkong ini, maka cacing dalam perut bisa dibunuh dan membuat tubuh sehat kembali.

Luka Kena Panas
Jika kulit Anda terluka karena minyak panas atau knalpot, jangan panik. Ambillah satu umbi singkong, kemudian diparut dan peras airnya. Biarkan beberapa saat sampai terlihat bagian pati (seperti tepung putih) mengendap di dasar. Gunakan bagian pati yang mengendap tersebut sebagai salep pada luka.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Kelor

Kandungan Nutrisi Daun Singkong


Daun singkong bisa dibilang memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Berikut angka kecukupan gizi dalam daun singkong.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Dewa

Kandungan Gizi Daun Singkong - Cassava Leaves
Melayani Ukuran 100 gr (100 g)
  • Kalori 37 dari Lemak 1.80
  • Total Lemak 0.20g
  • Lemak Jenuh 0.00 g
  • Kolesterol 0 mg
  • Sodium 11 mg
  • Total Karbohidrat 7.30 g
  • Diet Serat 0.6 g
  • Protein 3.70 g
  • Vitamin C
  • Vitamin B1 (Thiamin)
  • Vitamin B2 (Riboflavin)
  • Vitamin B3 (Niasin)
  • Vitamin B5 (Asam Pantotenat)
  • Vitamin B6
  • Kalsium
  • Zat Besi
  • Kalium
  • Fosfor
  • Magnesium
  • Seng
  • Tembaga
  • Mangan

Nah, itulah beberapa Manfaat dan Khasiat Daun Singkong untuk Kesehatan serta kadungan gizinya. Semoga saja dengan adanya informasi dan ulasan mengenai manfaat daun singkong bagi kesehatan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda. Sekian dan terima kasih.

Manfaat dan Khasiat Daun Kemangi untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Daun Kemangi untuk Kesehatan - Kemangi mempunyai nama latin Ocimum basilicum yang berarti tumbuhan beraroma. Hal ini merujuk pada aroma khas yang keluar dari daun kemangi. Di Indonesia sendiri kemangi lebih sering dimanfaatkan sebagai pelengkap berbagai jenis masakan untuk menambah aroma yang menggugah selera. Salah satunya adalah pepes. Namun, selain digunakan sebagai bumbu masak daun kemangi juga bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini tidak lepas dari kandungan senyawa yang terdapat di dalamnya.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Kelor

Manfaat dan Khasiat Daun Kemangi untuk Kesehatan


Manfaat dan Khasiat Daun Kemangi untuk Kesehatan

Nah, di bawah ini merupakan beberapa manfaat daun kemangi bagi kesehatan pria dan wanita.

1. Meredakan demam dan masuk angin
Daun kemangi mampu meredakan demam dan masuk angin yang diderita oleh balita. Caranya Ambil beberapa daun kemangi, kemudian diremas bersama bawang merah dan minyak kelapa, lalu dioleskan ke perut, dada, dan punggung balita.

2. Menyehatkan mata dan mulut
Vitamin A dalam daun kemangi memiliki kemampuan untuk mengobati infeksi mata, meredakan mata yang stres, dan mencegah gangguan pada mata lainnya. Bukan cuma itu, selain daun mint, kemangi pun punya efek menyegarkan bau mulut jika dikonsumsi.

3. Melancarkan ASI
Daun kemangi segar dipercaya dapat mencegah bau badan dan bau mulut, serta memperlancar ASI. Anda bisa memanfaatkan sebagai lalap teman makan nasi dan sambal.

4. Anti inflamasi
Kemangi merupakan agen anti inflamasi yang bertugas menyembuhkan bengkak dan ampuh meredakan radang sendi. Kemangi juga termasuk sumber kalsium yang baik yang dibutuhkan tulang untuk mencegah osteoporosis.

5. Menopouse
Kemangi dapat menunda menopouse karena kandungan Zat triptofan pada daun kemangi bisa menunda monopause. Oleh karena itu, perbanyaklah konsumsi kemangi jika Anda ingin menunda massa menopouse.

6. Mencegah batuk
Di Thailand, kemangi digunakan sebagai bumbu masak. Di India dan sebagian wilayah di Afrika, daun kemangi diseduh menjadi teh. Teh kemangi disajikan pada saat pergantian musim, saat masyarakat setempat mudah terserang batuk, pilek, atau demam.

7. Mengatasi Keputihan
Kandungan senyawa eugenol dalam kemangi dapat membunuh jamur penyebab keputihan. Jadi, saat Anda mengalami keputihan, rajin-rajinlah mengkonsumsi daun kemangi. bisa sebagai lalap atau dicampur dengan makanan lain, misalnya pepes.

8. Merangsang Sel Telur
Daun kemangi dapat membantu proses pematangan sel telur (ovulasi) karena kandungan zat stigmaasterol dalam kemangi merangsang pematangan sel telur (ovulasi).

9. Antiradang
Kandungan zat cineole, myrcene dan eugenol yang terdapat pada daun kemangi berfungsi sebagai antibiotik alami dan antiperadangan.

10. Kesehatan Jantung
Berdasarkan beberapa penelitian, daun kemangi berperan dalam memelihara kesehatan Jantung karena kandungan betakaroten dan magnesium. Keduanya merupakan mineral penting yang berfungsi menjaga dan memelihara kesehatan jantung.

11. Mengatasi Stroke
Meningkatkan fungsi pembuluh darah nadi (artery) pada pasien stroke karena kandungan isoflavon pada kemangi dan juga terdapat pada kacang-kacangan seperti kedelai, buncis, kacang polong, dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah nadi (artery) pada pasien stroke.

12. Manfaat lainnya
Para perokok bisa mengunyah daun kemangi kapan saja ketika mereka ingin merokok. Dengan begitu, kekuatan antioksidan mampu memperbaiki sistem yang rusak akibat efek nikotin. Kemangi juga ampuh meredakan stres, mencegah diabetes, dan mengatasi batu ginjal.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Dewa

Kandungan Daun Kemangi


Daun kemangi mengandung komponen gizi dan komponen non gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Komponen Gizi Daun Kemangi


Daun kemangi mengandung betakaroten (provitamin A) dan vitamin C. Betakaroten berperan mendukung fungsi penglihatan, meningkatkan respon antibodi (memengaruhi fungsi kekebalan tubuh), sintesis protein untuk mendukung proses pertumbuhan, dan sebagai antioksidan.

Vitamin C antara lain berguna untuk pembentukan kolagen untuk penyembuhan luka dan memelihara elastisitas kulit, membantu penyerapan kalsium dan besi, antioksidan, mencegah pembentukan nitrosamin yang bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker).

Kolagen merupakan senyawa protein yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat, seperti pada tulang rawan, matriks tulang, dentin gigi, membran kapiler, kulit, dan tendon (urat otot). Daun kemangi kaya akan mineral makro, yaitu kalsium, fosfor, dan magnesium. Kalsium penting bagi pembentukan dan pertumbuhan tulang, transmisi impuls saraf, membantu kontraksi otot, dan membantu mengaktifkan reaksi enzim.

Fosfor berperan dalam pertumbuhan tulang, membantu penyerapan dan transportasi zat gizi, mengatur keseimbangan asam dan basa. Magnesium membantu merilekskan jantung dan pembuluh darah, sehingga memperlancar aliran darah.

Komponen Non-Gizi Daun Kemangi


Daun kemangi juga mengandung komponen nongizi antara lain senyawa flavonoid dan eugenol, arginin, anetol, boron, dan minyak atsiri. Flavonoid dan eugenol berperan sebagai antioksidan, yang dapat menetralkan radikal bebas, menetralkan kolesterol dan bersifat antikanker.

Senyawa ini juga bersifat antimikroba yang mampu mencegah masuknya bakteri, virus, atau jamur yang membahayakan tubuh. Daun kemangi sangat bagus dikonsumsi wanita karena eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan.

Kandungan arginin-nya dapat memperkuat daya tahan sperma dan mencegah kemandulan. Senyawa anetol dan boron juga sangat berperan dalam menjaga kesehatan reproduksi pria dan wanita.

Anetol dan boron dapat merangsang kerja hormon estrogen dan androgen, serta mencegah pengeroposan tulang. Hormon estrogen dan androgen berperan dalam sistem reproduksi wanita.

Minyak atsiri mudah menguap dan mempunyai aktivitas biologis sebagai antimikroba. Minyak atsiri dibagi menjadi dua komponen, yaitu komponen hidrokarbon dan komponen hidrokarbon teroksigenasi atau fenol. Fenol memiliki sifat antimikroba sangat kuat.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Salam

Minyak atsiri dapat mencegah pertumbuhan mikroba penyebab penyakit, seperti Staphylococcus aureus, Salmonella enteritidis, dan Escherichia coli. Minyak atsiri juga dapat menangkal infeksi akibat virus Basillus subtilis, Salmonella paratyphi, dan Proteus vulgaris.

Eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan. Dan stigmasterol dapat merangsang ovulasi (pematangan sel telur). Komponen tannin dan seng-nya dapat mengurangi sekresi cairan vagina, sedangkan asam amino triptofan dapat menunda menopause. Komponen flavonoid seperti orientin dan vicenin pada daun kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh. Sementara itu, komponen flavonoid seperti cineole, myrcene dan eugenol bermanfaat sebagai antibiotik alami dan antiperadangan.

Manfaat dan Khasiat Daun Kelor untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Daun Kelor untuk Kesehatan - Anda pasti mendengar peribahasa yang berbunyi "Dunia tak selebar daun kelor". Peribahasa tersebut muncul karena memang daun kelor memiliki ukuran yang cukup kecil. Namun jangan menilai sesuatu dari tampilannya saja. Karena faktanya, di balik ukuran daun kelor yang kecil tersebut tersimpan manfaat dan kandungan nutrisi yang luar biasa besar.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kandungan vitamin dalam daun kelor tujuh kali lipat lebih banyak dari buah jeruk dan 4 kali lipat dari wortel. Kandungan potassiumnya 3 kali lipat dari buah pisang. Dan kandungan kalsiumnya setara dengan empat gelas susu. Saya rasa Anda harus bilang wooow untuk beberapa fakta yang baru saja Anda baca.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Kencur

Namun sayangnya, di Indonesia tidak banyak yang memanfaatkan daun kelor sebagai sumber nutrisi. Tercatat baru wilayah Indonesia bagian timur seperti Nusa Tenggara yang memanfaatkan daun kelor untuk dikonsumsi. Gambar di atas saya ambil dari facebook teman saya (orang NTB) yang mengunggah menu makanan sayur daun kelor.

Kandungan Nutrisi Daun Kelor


Manfaat dan Khasiat Daun Kelor untuk Kesehatan

Kandungan gizi pada daun kelor tersebut ternyata tidak main-main. Protein pada 100 gram daun kelor setara dengan zat gizi protein dalam satu butir telur. Bahkan, penelitian lain menunjukkan hasil yang sangat mengejutkan jika dibandingkan dengan bahan pangan kaya nutrisi lainnya.

Baca Juga : Manfaat Daun dan Buah Pepaya

Hasil perbandingan daun kelor dengan bahan pangan lain dalam jumlah yang sama (gram) menunjukkan hasil sebagai berikut:
  • daun kelor mengandung vitamin C tujuh kali lipat dari vitamin C dalam buah jeruk,
  • mengandung vitamin A empat kali lipat vitamin A pada wortel,
  • kalsium pada daun kelor setara dengan kalsium dalam empat gelas susu,
  • kandungan potassium setara dengan yang terkandung dalam tiga buah pisang,
  • kandungan protein setara dengan protein dalam dua yogurt
  • selain itu, tepung daun kelor mengandung protein lebih tinggi dari daun kelor segar yaitu 20-26 gram per 100 gram.

Manfaat Daun Kelor untuk Pengobatan


Berikut ini beberapa manfaat daun kelor sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit:

Kurap (herpes) dan luka bernanah
Caranya: Tumbuk daun kelor dengan kapur, lalu balurkan hasil tumbukan tadi pada luka/kurap.

Obat Rabun Ayam
Caranya: 3 gagang daun kelor ditumbuk halus, diseduh dengan 1 gelas air masak dan disaring. Kemudian dicampur dengan madu dan diaduk sampai merata. Laludiminum sekali sehari sebelum tidur.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Salam

Obat Sakit Kuning
Caranya: 3-7 gagang daun kelor, 1 sendok makan madu dan 1 gelas air kelapa hijau. Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air kelapa dan disaring. Kemudian ditambah 1 sendok makan madu dan diaduk sampai merata. Diminum, dan dilakukan secara rutin sampai sembuh.

Obat Cacingan
Caranya: 3 gagang daun kelor, 1 gagang daun cabai, 1-2 batang meniran. Semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. Airnya diminum setiap hari.

Obat Sakit Mata
Caranya: Tiga gagang daun kelor. Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air dan diaduk sampai merata. Kemudian didiamkan sejenak sampai ampasnya mengendap. Air ramuan tersebut digunakan sebagai obat tetes mata.

Sukar Buang Air Kecil
Caranya: Satu sendok sari daun kelor dan sari buah ketimun atau wortel yang telah diparut dalam jumlah yang sama. Bahan-bahan tersebut dicampur dan ditambah dengan 1 gelas air, kemudian disaring. Diminum setiap hari.

Obat Biduren (alergi)
Caranya: 1-3 gagang daun kelor, 1 siung bawang merah dan adas pulasari secukupnya. Semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. Diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Daun Dewa

Obat Reumatik dan Pegal Linu
Caranya: 2-3 gagang daun kelor, 1/2 sendok makan kapur sirih. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus. Dipakai untuk obat gosok (param).

Mengingat kandungan nutrisi dan manfaat daun kelor yang begitu besar. Sepertinya kita sudah harus mulai mengkonsumsi daun kelor sebagai salah satu menu dalam makanan harian kita. Nah, kiranya cukup sekian info tentang Manfaat dan Khasiat Daun Kelor untuk Kesehatan yang bisa kami berikan disini, semoga ulasan mengenai khasiat daun kelor diatas bisa anda ambil manfaatnya bagi anda yang senang mengkonsumsi dedaunan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kita.

Manfaat dan Khasiat Daun Dewa untuk Pengobatan

Manfaat dan Khasiat Daun Dewa untuk Pengobatan - Daun Dewa (Gynura segetum (Lour.) Merr.) biasa ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman obat. Bagian tanaman yang bisa digunakan untuk pengobatan adalah seluruh tanaman, dari mulai akar hingga daun. Para nenek moyang kita sering menggunakan daun dewa untuk mengobati berbagai penyakit seperti luka terpukul, pendarahan, batuk darah, muntah darah, mimisan, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa, pembekuan darah, tulang patah dan pendarahan setelah melahirkan. Perlu diketahui bahwa daun dewa ini berbeda dengan daun dari tanaman mahkota dewa. Meskipun keduanya sama-sama digunakan untuk pengobatan tradisional.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Lengkuas Merah

Manfaat dan Khasiat Daun Dewa untuk Pengobatan

Manfaat dan Khasiat Daun Dewa untuk Pengobatan

Luka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan perdarahan (Batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa merupakan beberapa Manfaat dan Khasiat Daun Dewa untuk Pengobatan yang bisa kami share disini, untuk info lengkapnya anda bisa membacanya di bawah ini.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Bawang Merah

Manfaat Umbi
Menghilangkan bekuan darah (haematom) pembengkakan, tulang patah (Fraktur), perdarahan sehabis melahirkan.

Cara Pemakaian
Pemakaian dalam: 15-30 gram daun segar, direbus atau ditumbuk kemudian diperas, lalu minum.
Pemakaian luar: Secukupnya tumbuhan ini dilumatkan sampai seperti bubur, ditempelkan ke tempat yang sakit.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat dari Kencur

Khasiat dan Cara Pengobatan


Berikut ini beberapa khasiat daun dewa untuk mengobati berbagai macam penyakit serta cara penggunaannya:

1. Digigit ular, serangga, dan binatang berbisa lainnya
Umbi dilumatkan kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang terkena gigitan binatang.

2. Mengobati kutil
Ambil 5 lembar daun dewa dihaluskan, dan dilumurkan pada tempat tumbuhnya kutil, kemudian dibalut. Dilepas keesokan harinya dan diganti dengan ramuan yang baru.

3. Tidak datang haid
Bagi para wanita yang mengalami tidak datang haid atau terlambat haid bisa mengobatinya dengan daun dewa. Caranya, 15-30 gram herba daun dewa direbus atau ditumbuk, diambil airnya, campur dengan arak yang sudah dipanaskan, lalu minum.

4. Perdarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk dan muntah darah
Ambil 1 (satu) batang lengkap tanaman daun dewa (kurang lebih 15 gram) lalu direbus, dan air rebusannya diminum.

Baca Juga : Manfaat daun dan buah Pepaya

5. Kejang pada anak
Bagi para orang tua, jika anak Anda mengalami kejang, segera ambil 1 batang daun dewa, lalu ditumbuk dan ambil airnya, dicampur arak, minumkan pada anak.

6. Luka terpukul, masuk angin
Ambil 6-9 gram umbi segar ditambah arak kuning (wong ciu) secukupnya, kemudian dipanaskan, minum.

Nah, itulah beberapa manfaat dan khasiat daun dewa sebagai obat tradisional. Semoga saja apa yang kami sampaikan disini bisa berguna dan bermanfaat anda yang sedang mencari informasi mengenai berbagai manfaat daun, buah dan sayuran yang banyak kita temukan disekitar kita.

Manfaat dan Khasiat Daun Salam Untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Daun Salam Untuk Kesehatan - Daun salam pemilik nama latin Syzygium polyanthum biasa digunakan sebagai bumbu dapur untuk penyedap dan pengharum masakan. Misalnya dalam masakan gulai dan pepes, aroma dari daun salam benar-benar menggugah selera. Tapi yang akan kita bahas disini adalah manfaat daun salam untuk kesehatan dan obat tradisional. Ya, selain digunakan sebagai bumbu masak, daun salam juga kerapkali digunakan sebagai obat tradisional. Beberapa penyakit bisa disembuhkan oleh daun salam, diantaranya Diare, Maag, Kencing manis, Mabuk akibat alkohol, asam urat, hipertensi, dan membantu menurunkan kadar kolesterol.

Baca Juga : Manfaat Jeruk Nipis

Kenapa daun salam memiliki khasiat yang begitu besar untuk kesehatan? Tidak lain tidak bukn adalah karena senyawa yang terkandung di dalamnya. Daun salam memiliki cukup banyak kandungan vitamin C dan Vitamin B kompleks yang sangat berguna dalam penyembuhan asam urat. Selain itu daun salam juga mengandung Minyak atsiri (0,05 %) mengandung sitral dan eugenol, tanin dan flavonoida.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Kunyit

Manfaat Daun Salam


Manfaat dan Khasiat Daun Salam Untuk Kesehatan

Daun salam bisa dijadikan obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat diobati dengan daun salam.

Mengobati Asam Urat
Kegunaan daun salam sebagai obat asam urat bisa dilakukan dengan merebus daunnya. Caranya, ambil 10 lembar daun salam dan rebus bersama sekitar 700 cc air atau 3,5 gelas belimbing. Biarkan rebusan tersebut hingga tersisa satu gelas. Saring air rebusan dan minum selagi hangat.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Temulawak

Mengobati Diare
Untuk mengobati diare, ambil 15 g daun dicuci bersih lalu direbus dengan 1 gelas air bersih selama 15 menit. Tambahkan sedikit garam. Setelah dingin disaring lalu diminum.

Menurunkan Kolesterol Tinggi
Bagi penderita kolesterol tinggi, 7 lembar daun salam dan 30 gram daun ceremai direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian arinya diminum secara teratur.

Kencing manis
Ambil 7 lembar daun salam dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampal tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum.

Obat Sakit maag
Ambil 15-20 lembar daun dicuci bersih, rebus dengan 1/2 liter air sampai mendidih. Tambahkan gula merah secukupnya. Minum sebagai teh setiap hari, sampai rasa penuh dan perih di lambung menghilang.

Mabuk akibat alkohol
Untuk mengobati orang yang mabuk alkohol, ambil 1 genggam buah salam yang sudah masak dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus. Peras dan saring airnya, lalu diminum.

Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Jahe

Penyakit Kulit, Kudis, Gatal
Ambillah daun atau kulit batang atau akar, dicuci bersih lalu digiling halus sampai menjadi adonan seperti bubur. Balurkan ketempat yang sakit.

Bagian pohon salam yang bisa dimanfaatkan sebagai obat adalah daun, kulit batang, akar, dan buah. Dan demikianlah beberapa Manfaat dan Khasiat Daun Salam Untuk Kesehatan yang bisa kami infokan disini semoga saja apa yang kami infokan bisa membawa manfaat bagi anda.

Manfaat Daun dan Buah Pepaya untuk Kesehatan

Manfaat Daun dan Buah Pepaya untuk Kesehatan - Pepaya merupakan tanaman yang berasal dari benua Amerika tepatnya Meksiko. Pepaya yang memiliki nama latin Carica papaya ini masuk dalam keluarga Caricaceae. Selain dimakan begitu saja sebagai buah masak, pepaya yang masih muda biasa dimasak sebagai tumis. Begitu juga dengan daun pepaya, sering dijadikan sebagai lalapan teman makan sambal. Namun, manfaat daun pepaya bukan hanya sebatas lalapan teman makan nasi.

Sejak zaman dahulu kala daun pepaya sudah dijadikan sebagai obat tradisional yang mampu mengatasi berbagai penyakit. Beberapa penyakit yang bisa diobati dengan ramuan daun pepaya antara lain cacingan, malnutrisi pada bayi, demam berdarah, dan nyeri haid. Bahkan menurut penelitian terbaru daun pepaya juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain daunnya, akar dan getah pohon pepaya juga kerap dijadikan obat. Bahkan biji buah pepaya bisa juga dijadikan obat untuk mengatasi cacingan. Sementara bunganya sering dimasak sebagai tumis.

Kandungan Nutrisi Daun Pepaya

Manfaat Daun dan Buah Pepaya untuk Kesehatan


Daun pepaya mengandung berbagai macam zat, antara lain Vitamin A 18250 SI, Vitamin B1 0,15 mg, Vitamin C 140 mg, Kalori 79 kal, Protein 8,0 gram, Lemak 2 gram, Hidrat Arang 11,9 gram, Kalsium 353 mg , Fosfor 63 mg, Besi 0,8 mg, Air 75,4 gram. Kandungan carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing.

Disamping pada daunnya, akar dan getah pepaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin.

Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan


Mengobati Demam Berdarah
Demam berdarah bisa diatasi dengan menggunakan daun pepaya. Caranya ambil 5 lembar daun pepaya atau secukupnya saja kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja. Air rebusa daun pepaya tersebut diminum sekaligus. Sebaiknya jangan berlebihan dalam mengkomsumsi daun pepaya ini kecuali jika sudah dalam tahap mengkhawatirkan.

Meningkatkan Nafsu Makan
Untuk meningkatkan nafsu makan, siapkan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir. Semua bahan dicampur, ditumbuk atau diblender, kemudian disaring untuk diambil airnya kemudian diminum. Ramuan ini aman, bahkan untuk anak-anak sekalipun.

Mengobati Nyeri Haid
Campuran daun pepaya dan asam jawa, cukup efektif dalam mengatasi rasa nyeri akibat dtang bulan. Caranya, sediakan 1 lembar daun pepaya, asam jawa, garam secukupnya dan air dicampurkan dan direbus hingga matang. Untuk khasiat yang lebih baik sebaiknya diminum selagi hangat.

Melancarkan Pencernaan
Kandungan dalam daun pepaya yang dinamakan karpain sangat baik untuk saluran pencernaan kita karna karpainlah yang membantu membunuh micro organisme yang mengganggu dalam pencernaan kita. Caranya dengan mengkonsumsi daun pepaya sebagai teman makan nasi atau lalapan.

Masker Anti Jerawat
Selain bermanfaat bagi kesehatan, daun pepaya juga berkhasiat untuk kecantikan terutama dalam menghilangkan jerawat. Cara menggunakannya daun pepaya harus di keringkan terlebih dahulu, kemudian dilumatkan dan dicampur dengan air baru kemudian diusapkan ke wajah seperti halnya dengan masker pada umumnya.

Senyawa Antikanker
Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker, sebagaimana dikutip dari Journal Society of Biology. Getah ini otomatis didapatkan saat kita mengonsumsi daun pepaya, dimasak dengan cara apa pun.

Mengobati Sakit Perut Balita
Bagi para ibu yang memiliki balita sakit perut kembung, bisa diobati dengan menggunakan ramuan daun pepaya. Caranya sediakan 2 lembar daun pepaya, 3 tangkai daun dadap serep, kapur sirih secukupnya. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Gunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut balita yang sakit.

Kekurangan Nutrisi pada Balita
Daun pepaya kaya dengan vitamin dan mineral. Jika balita anda mengalami kekurangan nutrisi gunakan daun pepaya untuk mengatasinya. Siapkan 1 lembar daun pepaya, cuci bersih kemudian direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih, saring untuk diambil airnya. Lalu diminumkan pada balita dua sendok makan setiap hari.

Manfaat lainnya
Selain beberapa manfaat diatas, daun pepaya juga bisa digunakan untuk melunakkan daging. Jika Anda ingin memasak daging, agar empuk rebus daging bersama dengan daun pepaya. Tapi jangan terlalu banyak karena rasanya akan menjadi pahit.

Nah, itulah beberapa Manfaat Daun dan Buah Pepaya untuk Kesehatan yang bisa kami berikan disini. Semoga saja dengan adanya info ini akan menambah wawasan dan pengetahuan anda mengenai manfaat tumbuhan yang ada di sekitar tempat tinggal kita.

Manfaat dan Khasiat Kencur untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Kencur untuk Kesehatan - Kencur merupakan salah satu bumbu dapur yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Malahan, salah satu jamu tradisional, yaitu beras kencur khasiatnya untuk kesehatan sudah diakui dunia. Hal ini tentu tidak lepas dari kandungan senyawa yang ada dalam kencur. Diantaranya pati, mineral, minyak atsiri, asam metil kanil, penta dekaan, asam cinnamic, dan ethyl aster. Selain itu, kencur juga mengandung borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisic, alkaloid, dan gom. Kencur (Kaempferia galanga L) yang masih satu keluarga dengan jahe dan kunyit ini merupakan bahan utama pembuatan jamu beras kencur yang khasiatnya sudah melegenda. Simak manfaat beras kencur dan cara pembuatannya dalam penjelasan berikut ini.

Manfaat dan Khasiat Jamu Beras Kencur


Manfaat dan Khasiat Kencur untuk Kesehatan

Minyak atsiri yang dikandung kencur diklaim memiliki banyak senyawa bermanfaat. Senyawa ini berfungsi sebagai zat analgesic, yaitu bahan yang memiliki kemampuan untuk mengurangi rasa sakit atau sakit.

Menyegarkan tubuh

Jamu beras kencur sendiri telah lama dipercaya memiliki khasiat untuk mengurangi pegal pada tubuh, membuat terasa lebih segar dan rileks.

Menambah stamina

Selain itu, jamu beras kencur dapat menambah tenaga dan stamina. Dibandingkan secangkir kopi, beras kencur dapat memberikan segar yang lebih alami.

Meredakan sakit

Kandungan minyak atsiri pada kencur berfungsi sebagai zat analgesic yang mampu meredakan rasa sakit dan nyeri pada tubuh.

Mengobati masuk angin hingga migrain

Di samping beberapa manfaat di atas, bahan utama kencur banyak diolah untuk mengobati masuk angin, migrain bahkan rematik.

Mencegah jerawat

Untuk bidang kecantikan, kencur dapat mencegah datangnya jerawat dan menjadi pelangsing tubuh alami.

Cara Membuat Jamu Beras Kencur


Jamu beras kencur memiliki kemampuan untuk menambah tenaga karena memiliki sifat stimultan dan penambah nafsu makan, selain itu jamu ini bisa menghilangkan beberapa penyakit, seperti batuk, radang lambung, sariawan, keracunan makanan, atau perut kembung. Nah, berikut ada tips cara mudah membuat jamu beras kencur.

Bahan-bahan:
  • 100gram beras
  • 3jari kencur
  • 1potong jahe besar
  • 125gram gula jawa
  • 1potong kunyit kecil
  • 1buah jeruk nipis
  • 1sendok makan asam jawa
  • 1lembar daun pandan.
  • Garam secukupnya

Cara Membuat Minuman Jamu Beras Kencur:
  1. Pertama-tama, beras direndam dalam air bersih hingga kurang lebih 3jam
  2. Rebus gula jawa, jahe, kunyit, daun pandan, dan asam bersama 3gelas air, lalu saring.
  3. Setelah direbus, ambil jahe, kunyit, dan kencur. Lalu giling bersama beras hingga halus.
  4. Tuang air rebusan tadi kedalam gilingan kencur dan beras sedikit demi sedikit, lalu saring.
  5. Tambahkan dengan perasan jeruk nipis dan garam.
  6. Apabila kurang terasa manis, bisa ditambahkan sedikit gula pasir.
  7. Minuman jamu beras kencur siap disajikan.

Jamu beras kencur merupakan jamu khas Indonesia yang sudah diakui dunia. Dan kiranya cukup sekian artikel mengenai Manfaat dan Khasiat Kencur untuk Kesehatan yang bisa kami bagikan disini, semoga berguna untuk anda yang membutuhkan informasi ini.

Manfaat dan Khasiat Bawang Merah untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Bawang Merah untuk Kesehatan - Bawang merah menambah daftar panjang bumbu masak yang dapat dijadikan obat tradisional. Seperti bawang putih, bawang merah yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Memang, popularitas bawang merah di dunia kesehatan masih kalah dibanding bawang putih. Tapi tentu saja khasiat kesehatan dari bawang merah tidak bisa disepelekan. Bahkan selain bermanfaat bagi kesehatan, bawang merah juga sering digunakan sebagai bahan perawatan rambut, dari mulai menyuburkan rambut hingga menghilangkan ketombe. Di dalam sebutir bawang merah terkandung beberapa senyawa seperti Minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, dihidroaliin, flavonglikosida, kuersetin, saponin, peptida, fitohormon, vitamin, dan zat pati seperti yang terdapat pada lengkuas
.

Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Bawang Merah untuk Kesehatan

Selain fungsinya sebagai bumbu dapur penyedap masakan, bawang merah juga bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini beberapa khasiat bawang merah untuk kesehatan:

Mengontrol tekanan darah
Sama halnya seperti bawang putih, bawang merah yang dikonsumsi tanpa dimasak atau diolah menjadi jus, diyakini dapat menstabilkan tingkat tekanan darah. Bawang merah mengandung quercetin (suatu flavonol antioksidan) yang meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh, meningkatkan produksi darah dan juga mengurangi kemungkinan stroke jantung. Membubuhkan bawang merah ke dalam menu salad atau diblender menjadi jus juga bisa membuang racun dari dalam tubuh sekaligus mampu mengontrol masalah hipertensi Anda.

Menyembuhkan sembelit
Serat yang terdapat dalam kandungan bawang mentah membantu keluarnya toksin ataupun partikel makanan yang sulit dicerna oleh usus Anda. Jika Anda mengalami susah buang air besar atau sembelit cobalah konsumsi bawang mentah.

Menurunkan kolesterol
Bawang merah juga menjaga kolesterol baik dalam darah yang membantu melindungi tubuh terhadap penyakit jantung. Penelitian dilakukan para ilmuwan Hong Kong yang memberikan bawang merah yang telah dihancurkan pada hamster yang mengonsumsi makanan tinggi kolesterol.

Meredakan sakit tenggorokan
Bawang juga dikenal sebagai obat ayurveda saat mengalami batuk dan sakit tenggorokan. Haluskan bawang, seperti membuat jus lalu tambahkan sedikit jahe dan madu.

Menurunkan risiko diabetes
Ini juga jadi salah satu manfaat dari bawang mentah. Jika penderita diabetes mengkonsumsi bawang mentah itu sama saja meningkatkan produksi insulin. Untuk para penderita diabetes, seperti dilansir dari Bold Sky, dianjurkan untuk mengkonsumsi bawang mentah secara rutin.

Mengurangi risiko gangguan hati
Mengkonsumsi bawang mentah dapat melindungi hati dari penyakit penyakit koroner. Bawang juga dapat mengendalikan darah tinggi dan membuka arteri yang tersumbat.

Mencegah pertumbuhan sel kanker
Kandungan sulfur pada bawang yang tinggi dapat melindungi tubuh kita dari pembesaran usus. Ini juga termasuk mencegah pertumbuhan sel kanker payudara, paru paru dan kanker prostat. Bawang juga dipercaya dapat menyembuhkan gangguan saluran kemih.

Mengatasi wasir
Menurut penelitian, bawang merah mentah dapat menghentikan perdarahan dan mengurangi rasa nyeri pada dubur akibat wasir atau ambeien. Dengan mengonsumsi tiga kali sehari, rasa nyeri dan perdarahan pada anus akan hilang.

Manfaat Bawang Merah untuk Rambut


Dari segi kesehatan, manfaat bawang merah mungkin masih kalah dibanding bawang putih. Tapi dari segi kecantikan terutama perawatan rambut bawang merah jelas lebih unggul. Berikut ini beberapa manfaat bawang merah untuk rambut:

Mengobati rambut rontok
Ini adalah salah satu khasiat dari bawang merah. Bawang kaya akan sulfur, yang mampu meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat rambut. Siapkan ramuan dengan cara membuat jus bawang merah terlebih dahulu. Pijatlah kulit kepala dengan hot coconut oil selama 30 menit, sebelum mengoleskan jus bawang untuk membuka pori-pori kulit kepala. Lalu, tutup rambut Anda dengan handuk hangat untuk menguapkan rambut.

Menumbuhkan rambut
Memijat kulit kepala Anda dengan jus bawang dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mengakibatkan pertumbuhan rambut baru. Sulfur dalam bawang merah tidak hanya mengurangi rambut rontok, tetapi juga menginduksi pertumbuhan rambut. Campurlah jus bawang merah dengan coconut oil dan pijat kulit kepala. Biarkan selama 40 menit dan kemudian bilas dengan sampo ringan.

Menyembuhkan infeksi kulit kepala
Gunakan jus bawang merah untuk menyembuhkan infeksi kulit kepala. Infeksi jamur dapat merusak rambut Anda dan juga menyebabkan kerontokan rambut yang parah. Selain mengobati infeksi kulit kepala, bawang merah juga membantu membuka pori-pori yang tersumbat dari folikel rambut.

Mengatasi ketombe
Anda juga bisa menyingkirkan ketombe dengan jus bawang merah. Campur jus bawang dengan lemon, dadih, dan tambahkan beberapa tetes madu. Oleskan pada rambut Anda dan biarkan selama 30 menit. Bilas dengan sampo anti-ketombe ringan untuk menyingkirkan ketombe secara alami.

Kami kira artikel mengenai Manfaat dan Khasiat Bawang Merah untuk Kesehatan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca semuanya. Jangan lupa untuk selalu sediakan bawang merah di rumah mengingat manfaat dan khasiatnya yang sangat luar biasa tersebut.

Manfaat Lengkuas Merah, Laos, Laja untuk Kesehatan dan Kulit

Manfaat Buah dan Sayur - Terdapat dua jenis lengkuas (Alpinia galanga, Linn., Willd.) yang tumbuh di Indonesia. Lengkuas merah (daging rimpang berwarna merah) dan lengkuas putih (daging rimpang berwarna putih). Lengkuas merah sering dijadikan sebagai obat seperti temulawak, sementara lengkuas putih lebih banyak digunakan sebagai bumbu masak seperti jahe dan kunyit. Manfaat lengkuas merah sebagai obat tradisional sudah dikenal sejak lama. Nenek moyang kita sering menggunakan lengkuas untuk mengobati rematik, meningkatkan nafsu makan, menambah gairah, hingga mengobati panu. Lengkuas memiliki beberapa sebutan di berbagai daerah. Ada yang menamakannya sebagai laja (Sunda), dan laos (Jawa). Senyawa kimia yang terdapat pada Lenguas galanga antara lain mengandung minyak atsiri, minyak terbang, eugenol, seskuiterpen, pinen, metil sinamat, kaemferida, galangan, galangol dan kristal kuning.

Manfaat Lengkuas Sebagai Obat


Lengkuas Merah

Berikut ini beberapa ramuan yang menggunakan lengkuas untuk mengobati berbagai penyakit:

1. Obat Reumatik
a. Bahan: 2 rimpang lengkuas sebesar ibu jari dan 1 butir telur ayam
kampung
Cara membuat: lengkuas diparut dan diperas untuk diambil airnya, telur ayam kampung mentah dipecah untuk diambil kuningnya, kemudian kedua bahan tersebut dioplos sampai merata.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari

b. Bahan: 3 rimpang lengkuas sebesar ibu jari, 0,5 sendok teh bubuk merica, 1 potong gula merah, dan 2 gelas air santan kelapa
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama-sama hingga airnya tinggal 1 gelas
Cara menggunakan: diminum sedikit demi sedikit selama 1 minggu

2. Sakit Limpa
Bahan: 2 rimpang lengkuas sebesar ibu jari, 3 rimpang umbi temulawak sebesar ibu jari dan 1 genggam daun meniran
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.

3. Membangkitkan Gairah Seks
Bahan: 2 rimpang umbi lengkuas sebesar ibu jari, 3 rimpang umbi halia sebesar ibu jari dan 2 buah jeruk nipis, 1 sendok teh merica, 1 sendok teh garam dan 1 ragi tape.
Cara membuat: umbi lengkuas dan halia diparut dan diperas untuk diambil airnya, kemudian dioplos dengan bahan-bahan yang lain dengan 0,5 gelas air masak sampai merata.
Cara menggunakan: diminum.

4. Membangkitkan Nafsu Makan
a. Bahan: 1 rimpang lengkuas sebesar ibu jari, 3 buah mengkudu mentah, 0,5 rimpang kencur sebesar ibu jari, 0,5 sendok teh bubuk ketumbar, 1 siung bawang putih, 3 mata buah asam jawa yang masak, 1 potong gula merah, jakeling, jalawe dan jarahab.
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 0,5 gelas, pagi dan sore.

b. Bahan: 1 rimpang umbi lengkuas sebesar ibu jari, 1 rimpang temulawak sebesar ibu jari, 1 pohon tumbuhan meniran dan sedikit adas pulawaras.
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari

5. Batuk Bronkhitis
Bahan: rimpang umbi lengkuas, temulawak dan halia (masing-masing2 rimpang) sebesar ibu jari, keningar, 1 genggam daun pecut kuda, 0,5 genggam daun iler, daun kayu manis secukupnya.
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

6. Morbili
Bahan: 4 rimpang umbi lengkuas sebesar ibu jari, 1 sendok teh minyak kayu putih, dan 2 sendok teh minyak gondopura.
Cara membuat: umbi lengkuas diparut halus, kemudian dicampur dengan bahan lainnya sampai halus.
Cara menggunakan: dipakai untuk obat luar.

7. Mengobati Panu
a. Bahan: rimpang umbi lengkuas dan kapur sirih secukupnya
Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: digosokkan pada bagian yang sakit, pagi dan sore.

b. Bahan: rimpang lengkuas dan spirtus
Cara membuat: rimpang lengkuas dipotong-potong.
Cara menggunakan: bagian yang sakit digosok-gosok dengan
potongan-potongan lengkuas, kemudian diolesi dengan spirtus

Nah demikianlah artikel mengenai Manfaat Lengkuas Merah, Laos, Laja untuk Kesehatan dan Kulit yang telah anda baca. Semoga anda bisa mengambil banyak manfaat dari apa yang telah kami sampaikan diatas. Tidak ada salahnya menanam lengkuas di pekarangan rumah anda karena suatu saat bisa digunakan sebagai obat tradisional.

Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Kecantikan dan Ibu Hamil

Manfaat Buah dan Sayur - Jahe yang memiliki nama latin Zingiber officinale ini sudah dikenal sebagai rempah berkhasiat selama ribuan tahun yang lalu. Manfaat jahe terutama karena kandungan senyawa seperti minyak atsiri zingiberena (zingirona), zingiberol, bisabolena, kurkumen, gingerol, filandrena, dan resin pahit. Jahe diperkirakan berasal dari daratan Cina Selatan, yang kemudian menyebar ke seluruh Asia, Eropa, Afrika hingga Amerika Latin. Hampir selalu ada dalam berbagai masakan oriental, baik berupa tumisan, bakar, goreng, hingga kukus. Terlepas manfaat kesehatan yang terkandung, jahe manwarkan rasa dan aroma khas yang menambah sedap masakan. Jahe juga biasa digunakan untuk membantu menghilangkan bau amis bahan makanan seperti ikan, udang, daging sapi, dan unggas.

Manfaat dan Khasiat Jahe untuk Kesehatan dan Kecantikan


Khasiat Jahe


Morning sickness
Jahe diyakini memiliki efek positif bagi ibu hamil yang mengalami morning sickness. Mengkonsumsi segelas air hangat dengan campuran jahe menjadi cara paling efektif untuk mengatasi gangguan ini.

Memerangi sel kanker
Kandungan nutrisi dalam jahe juga membantu meredam perkembangan sel-sel kanker di dalam tubuh. Sejumlah studi mengungkap khasiat ekstrak jahe dalam memerangi beragam kanker seperti kanker ovarium dan usus.

Mengurangi sakit dan radang
Jahe bersifat anti-inflamasi yang dapat dijadikan obat pengurang rasa sakit. Bagi Anda yang memiliki masalah osteoarthritis atau arthritis, jahe merupakan pilihan tepat untung mengurangi rasa sakit.

Antibakteri
Dalam sebuah metode uji laboratorium, jahe menunjukkan efek antibakteri dan antijamur. Jahe mengandung sejumlah besar anti-oksidan zingerone dan dapat melindungi jaringan tubuh dari kerusakan oksidasi.

Obat mabuk perjalanan
Bagi Anda yang sering mengalami mabuk perjalanan, ada baiknya Anda mengkonsumsi minuman jahe. Rempah ini diyakini selain mengurangi rasa mual juga menyembuhkan jet lag.

Atasi gangguan menstruasi
Berbagai obat kimia hadir untuk mengurangi rasa sakit yang dialami wanita saat menstruasi. Namun, Anda harus mencoba cara alami ini. Mengkonsumsi teh jahe yang dicampur dengan gula merah.

Sakit gigi
Untuk mengatasi masalah gigi, gosokkan jahe mentah pada gigi yang nyeri, jika perlu ratakan pada seluruh bagian dalam mulut untuk mengurangi rasa sakit.

Batuk dan sakit tenggorokan
Jahe juga dikenal sebagai obat Ayuverdic untuk batuk dan sakit tenggorokan. Jahe tidak hanya menenangkan saluran tenggorokan, tetapi juga mempercepat penyembuhan.

Mengatasi mual perut
Untuk membuatnya sangat mudah. Pertama, cuci bersih jahe, lalu jemur selama satu hari. Kemudian, jahe dikupas sedikit kulitnya dan digeprek. Lalu, seduh dengan air panas sambil ditutup hingga hangat. Ramuan tersebut kemudian dicampurkan dengan air gula sesusai selera. Minumlah satu kali sehari.

Menurunkan kolesterol
Sejumlah studi menunjukkan bahwa konsumsi jahe secara reguler efektif mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah dan hati. Kandungan gingerol dalam jahe juga memiliki efek antikoagulan yang mampu mencegah penggumpalan darah. Merangsang pelepasan hormon adrenalin yang memperlancar aliran darah.

Menghilangkan jerawat
Kupas kulit satu siung jahe berukuran kecil. Bersihkan hingga bagian warna coklatnya mengelupas dan terlihat bagian dalam yang berwarna kuning. Iris jahe hingga ketebalannya sekitar 1/4 inci. Bersihkan wajah dengan cara membilasnya dengan air. Aplikasikan jahe yang sudah diris ke seluruh area wajah sambil berikan pijatan perlahan. Putar-putar hingga jahe mengeluarkan cairan berminyak. Berbaringlah dan letakkan jahe di seluruh permukaan wajah. Diamkan selama sekitar 10 hingga 15 menit. Setelah itu bilas lagi wajah dengan air dan keringkan dengan handuk lembut.

Membuang racun dalam tubuh
Tambahkan dua ratus gram bubuk jahe pada air hangat. Jahe mengandung senyawa anti-inflamasi yang bisa meningkatkan sirkulasi darah. Termasuk membantu membuang racun dalam tubuh melalui keringat. Berendamlah selama sekitar 20 hingga 30 menit. Sambil berendam, penuhi juga kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih. Anda perlu mengembalikan mineral dan cairan yang hilang melalui keringat.

Menghilangkan sakit kepala
Jahe tidak hanya membantu mengurangi rasa mual, tetapi juga bermanfaat untuk memerangi sakit kepala. Karena dalam jahe mengandung anthistamin dan anti inflamasi. Jika sakit kepala telah melanda, Anda dapat menikmati manisan jahe untuk mengurangi rasa nyeri.

Kami kira apa yang kami sampaikan mengenai Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Kecantikan dan Ibu Hamil bisa berguna dan menambah pengetahuan anda mengenai berbagai manfaat dan khasiat dari rempah jahe ini. Sekian dan terima kasih.